
Batam, 20 Juni 2025 – Tiga siswa kelas XII Jurusan Usaha Layanan Pariwisata (ULP) SMK Muhammadiyah Kabil Batam mendapat kesempatan berharga untuk mengikuti Sitting Class Teaching Factory selama tiga hari pada tanggal 17, 18, dan 19 Juni 2025 di Politeknik Pariwisata Batam. Kegiatan ini berlangsung di tiga unit utama yaitu Room Division Management, Food and Beverages Management, dan Marketing termasuk praktek Table Manner pada Restoran Numero Uno.
Ketiga siswa yang mengikuti program ini adalah Andika Syaputra, Zahra Tusita, dan Winda Saputri, yang sebelumnya telah menunjukkan dedikasi dan kreativitasnya dalam menyelesaikan project assignment pembuatan video promosi layanan pariwisata. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) oleh Program Studi Manajemen Kuliner pada 23 Mei 2025 lalu di SMK Muhammadiyah Kabil Batam.
Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Kabil Batam, Ibu Anis Rochmawati, M.Pd, menyampaikan apresiasinya atas sinergi dan kesempatan yang diberikan oleh Politeknik Pariwisata Batam. “Kami sangat berterima kasih atas kolaborasi yang luar biasa ini. Kegiatan sitting class ini memberi pengalaman nyata bagi siswa kami untuk mengenal lebih dekat dunia industri pariwisata. Harapan kami, ini dapat menjadi bekal penting bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan atau memasuki dunia kerja,” ungkap Ibu Anis.
Wakil Direktur III Bidang Kerja Sama Politeknik Pariwisata Batam, Ibu Eva Amalia, MSi, dalam arahannya menekankan pentingnya kemitraan strategis antara pendidikan menengah dan pendidikan tinggi vokasi dalam membangun ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan. “Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya, termasuk melalui program Learning Sitting Class seperti ini. Siswa SMK tidak hanya belajar teori, tetapi langsung menyaksikan dan ikut merasakan atmosfer perkuliahan vokasi di bidang pariwisata. Ini bagian dari komitmen Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam membina calon-calon tenaga kerja kompeten di masa depan,” jelasnya.
Sekretaris Program Studi Room Division Management, Bapak Yudha Wardani, M.Par, menyampaikan bahwa siswa peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama proses pembelajaran. “Ketiga siswa sangat aktif dan menunjukkan minat besar dalam memahami proses pelayanan kamar, front office, serta praktik dasar operasional hotel. Ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang dikemas dalam bentuk teaching factory memang efektif dalam menjembatani teori dan praktik,” ujar beliau.
Salah satu siswa peserta, Andika Syaputra, mengungkapkan kesan dan rasa antusiasmenya selama mengikuti program ini:
“Saya sangat senang bisa ikut kegiatan ini. Suasananya beda sekali dengan sekolah, kami bisa belajar langsung dari dosen dan melihat bagaimana praktik di dunia kerja sesungguhnya. Ini pengalaman yang sangat berharga dan memotivasi saya untuk terus belajar lebih serius di bidang pariwisata,” tuturnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hubungan antara Politeknik Pariwisata Batam dan SMK Muhammadiyah Kabil Batam dapat terus terjalin erat dan berkembang melalui berbagai program bersama, yang pada akhirnya akan memberikan dampak positif bagi penguatan kualitas pendidikan vokasi di Provinsi Kepulauan Riau.
Kontributor: Amelia Teresa
Related posts




