
Batam, 30 Juni 2025 — Penanggung Jawab (PJ) Workshop BLK Batam, Bapak Romi Indra Saputra, melakukan kunjungan kerja ke Politeknik Pariwisata Batam (BTP Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin kerja sama strategis dalam pelaksanaan pelatihan berbasis Project Based Learning (PBL). PBL merupakan pendekatan pelatihan yang menekankan keterlibatan aktif peserta dalam menyelesaikan proyek nyata sesuai kebutuhan industri. Dua sektor utama yang menjadi fokus kolaborasi adalah Smart Tourism, yang dinilai memiliki potensi besar untuk mendorong transformasi SDM di wilayah Batam dan Kepulauan Riau.
Di Politeknik Pariwisata Batam, rombongan disambut oleh Wakil Direktur II Bidang SDM & Keuangan Dr.Syafruddin Rais,M.Par , Wakil Direktur III Bidang Kerjasama Eva Amalia MSi dan Ketua Pusat Unggulan Strategis Supardi MPd yang langsung meninjau fasilitas pembelajaran seperti laboratorium hotel, dapur praktik kuliner, ruang simulasi pariwisata . Diskusi bersama membahas kemungkinan integrasi pelatihan vokasi dan program peningkatan kompetensi kerja yang terhubung langsung dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Dr. Syafruddin Rais, M.Par., Wakil Direktur II Bidang SDM dan Keuangan Politeknik Pariwisata Batam, menyambut baik kunjungan ini. “Kami sangat mendukung inisiatif BLK Batam dalam memperluas skema pelatihan berbasis proyek nyata. Kolaborasi ini sejalan dengan komitmen Poltekpar Batam untuk menghasilkan SDM pariwisata yang kompeten, adaptif, dan siap kerja. Kami siap menjadi mitra strategis dalam pengembangan kapasitas pelatihan dan sertifikasi kompetensi,” ujarnya. Bapak Romi Indra Saputra menyampaikan harapannya agar kerja sama ini segera terealisasi. “Kami optimistis bahwa sinergi antara BLK, lembaga pendidikan vokasi, dan pelaku industri akan menciptakan pelatihan yang lebih kontekstual dan berdampak. Semoga kolaborasi ini segera terwujud dan berjalan sesuai arahan Bapak Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli,” pungkasnya.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mendukung program transformasi pelatihan kerja nasional yang lebih adaptif, inovatif, dan berkelanjutan demi menciptakan tenaga kerja yang unggul dan berdaya saing.
Kontributor: Amelia Teresa
Related posts




