
Batam, 20 Juni 2025 — Politeknik Pariwisata Batam secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Hotel Human Resource Management Association DPD Kepulauan Riau dalam kegiatan rapat rutin bulanan yang berlangsung di Restoran Numero Uno, kampus Politeknik Pariwisata Batam. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi dua program unggulan dari BTP, yakni Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Studi Magister Terapan Pariwisata (S2).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16,30 WIB ini dihadiri oleh 30 perwakilan HR Manager hotel dan industri pariwisata se-Batam dan Bintan, sebagai bagian dari forum bulanan yang diselenggarakan oleh HRMA Kepri. MoU ini menjadi langkah awal sinergi strategis antara dunia pendidikan vokasi dengan industri hospitality untuk peningkatan kompetensi SDM sektor pariwisata di wilayah Kepulauan Riau. Ketua HHRMA Kepulauan Riau, Suprianto, yang juga menjabat sebagai HR Manager Hotel Santika Batam, menyambut baik inisiatif dari Politeknik Pariwisata Batam. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kemitraan ini sangat penting dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja pariwisata di Batam dan Bintan.
Direktur Politeknik Pariwisata Batam, Siska Amelia Maldin, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan dan keterbukaan HHRMA Kepri terhadap program-program pendidikan vokasi lanjutan. “Kami menyadari bahwa kebutuhan industri terus berkembang. “Kita berada di kawasan strategis yang dekat dengan pasar internasional. Penguatan SDM tidak bisa ditunda. Program RPL dan S2 dari BTP ini adalah peluang besar bagi rekan-rekan praktisi untuk meningkatkan kualitas tanpa harus mulai dari nol,” tegasnya
Program RPL dan Magister Terapan kami hadir untuk memberikan solusi nyata bagi para praktisi di industri yang ingin meningkatkan kualifikasi tanpa harus meninggalkan dunia kerja. Kolaborasi ini adalah bentuk nyata dari link and match antara kampus dan industri. Sementara itu Direktur Politeknik Pariwisata Batam menambahan “Kita berada di kawasan strategis yang dekat dengan pasar internasional. Penguatan SDM tidak bisa ditunda. Program RPL dan S2 dari BTP ini adalah peluang besar bagi rekan-rekan praktisi untuk meningkatkan kualitas tanpa harus mulai dari nol,” tegasnya.
Dalam sesi sosialisasi, tim Politeknik Pariwisata Batam antara lain Wakil Direktur Dr Syafrudin Rais M.Par memaparkan tentang tawaran pembiayaan khusus kepada anggota HHRMA. Didampingi Wakil Direktur III Eva Amalia MSi, Kasubag Kemahasiswaan Drs.Baktivillo Sianipar, M.Tr.Par. Pemaparan tentang RPL disampaikan oleh Riska Aulia MPd Marketing yang menjelakan bahwa Program RPL memberikan kesempatan bagi para profesional yang telah memiliki pengalaman kerja minimal 5 tahun di bidang pariwisata dan hospitality untuk memperoleh gelar akademik (D4/Sarjana Terapan) dengan memanfaatkan capaian pembelajaran dari pengalaman mereka. Program ini sangat fleksibel dan efisien, karena mengakui keahlian yang sudah dimiliki tanpa harus mengulang dari awal.
Sementara itu, Program Studi Magister Terapan Pariwisata (S2) merupakan jenjang lanjutan yang dirancang bagi para manajer dan profesional pariwisata untuk memperdalam keahlian strategis, kepemimpinan, dan inovasi dalam pengelolaan destinasi serta industri hospitality. Program ini bersifat terapan, dengan kurikulum berbasis industri dan kelas-kelas yang dapat diakses secara blended learning.
Kegiatan ini ditutup dengan penandatanganan MoU antara Politeknik Pariwisata Batam dan HHRMA Kepulauan Riau, disaksikan oleh seluruh peserta rapat. Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen kedua belah pihak untuk membangun sinergi dalam pengembangan sumber daya manusia pariwisata yang unggul dan kompeten.
Kontributor : Amelia Teresa
Related posts




