
Batam, 23 November 2025 — Upaya peningkatan kapasitas masyarakat Desa Wisata Pandang Tak Jemu terus diperkuat melalui kegiatan Pelatihan Kerajinan Tangan yang dilaksanakan oleh Tim Konsorsium Emas BERDIKARI. Pada kegiatan ini, Politeknik Pariwisata Batam menghadirkan langsung pelaku ekonomi kreatif dari Gerai Monalisa (Konyer Batik Batam) sebagai instruktur utama untuk memberikan pendampingan teknis kepada peserta pelatihan.
Pelatihan ini berfokus pada pembuatan souvenir berbahan dasar kayu dan material lokal lainnya, yang nantinya menjadi produk khas Desa Wisata Mangrove Pandang Tak Jemu. Para peserta—yang terdiri dari anggota Pokdarwis, UMKM lokal, serta perwakilan masyarakat—mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung teknik dasar hingga teknik finishing produk kerajinan tangan yang bernilai jual tinggi.
Instruktur dari Gerai Monalisa/Batik Konyer Batam yaitu Ibu Monalisa memberikan demonstrasi lengkap mengenai proses desain, pemotongan pola, pewarnaan, hingga penyelesaian produk agar siap dipasarkan. Transfer pengetahuan dari pelaku kreatif ini diharapkan mampu mendorong kreativitas masyarakat dan memunculkan inovasi produk baru yang mencerminkan identitas lokal.
Pemanfaatan SERIP CRAFT MACHINE dalam Produksi Souvenir
Salah satu keunggulan kegiatan pelatihan ini adalah diperkenalkannya SERIP CRAFT MACHINE, mesin pemotong dan pengolah bahan untuk souvenir yang dikembangkan melalui kolaborasi riset antara Politeknik Pariwisata Batam dan Politeknik Negeri Batam. Peserta langsung mempraktikkan penggunaan mesin tersebut untuk memotong, membentuk, dan menyempurnakan bahan baku dengan lebih cepat dan presisi. Pemanfaatan mesin ini terbukti membantu mengurangi limbah produksi, mempercepat proses pengerjaan, serta meningkatkan kualitas hasil kerajinan. Dengan teknologi tersebut, masyarakat dapat memproduksi souvenir dalam jumlah lebih besar tanpa mengurangi detail artistiknya.
Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mendorong tumbuhnya industri kreatif lokal sekaligus memperkuat daya tarik Desa Wisata Pandang Tak Jemu sebagai destinasi wisata berbasis mangrove yang menghadirkan pengalaman edukatif dan produk lokal berkualitas.
Kontributor: Bidang III
Related posts




