
Batam, 03 Oktober 2025 — Dalam rangka menyiapkan tenaga kerja vokasi yang kompeten, terlindungi, dan berdaya saing global, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI/BP2MI) melalui Direktorat Pembinaan Kelembagaan Vokasi Pekerja Migran melakukan kunjungan resmi ke Batam Tourism Polytechnic (BTP). Ini merupakan rangkaian dari ridak hanya kunjungan namun juga Focus Group Discussion dan koordinasi sebelumnya.
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda nasional Pendataan Lembaga Vokasi Pekerja Migran Indonesia yang menjadi langkah awal dalam rencana pembentukan Migran Center sebuah inisiatif strategis BP2MI untuk menjadikan Batam sebagai pusat layanan terpadu dalam pembinaan, pelatihan, dan perlindungan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) berbasis vokasi. Direktur Pembinaan Kelembagaan Vokasi Pekerja Migran Indonesia, Bapak Abri Danar Prabawa, S.E., M.P.A. Abri Danar Prabawa yang dilantik pada 23 Desember 2024, pasca transformasi kelembagaan BP2MI menjadi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI/BP2MI), menjelaskan bahwa penguatan kerja sama dengan lembaga pendidikan vokasi seperti Batam Tourism Polytechnic menjadi bagian penting dalam desain nasional pengembangan Migran Center.
“Batam memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang Indonesia ke dunia internasional. Melalui kolaborasi dengan lembaga vokasi seperti Batam Tourism Polytechnic, kami berharap Migran Center di Batam dapat menjadi model nasional dalam menyiapkan calon pekerja migran yang profesional, kompeten, dan memiliki kesadaran akan perlindungan hukum serta etika kerja global,” ujar Abri Danar Prabawa.Lebih lanjut, Abri menekankan bahwa Migran Center di Batam akan berperan sebagai hub pelatihan, pendampingan, dan sertifikasi kompetensi vokasi internasional yang terintegrasi dengan sistem pelindungan dan promosi peluang kerja luar negeri.
Direktur Batam Tourism Polytechnic, Siska Amelia Maldin M.Pd, menyampaikan apresiasi dan kesiapan institusinya dalam mendukung pembentukan Migran Center tersebut.
“Kami melihat inisiatif BP2MI ini sebagai langkah progresif dalam membangun ekosistem SDM pariwisata Indonesia yang unggul secara global. Batam Tourism Polytechnic siap bersinergi dalam menyiapkan tenaga kerja vokasi yang tidak hanya terampil, tetapi juga memahami aspek pelindungan dan nilai-nilai kemanusiaan dalam bekerja di luar negeri,” ungkap Eka.
Kunjungan BP2MI ke Batam Tourism Polytechnic yang ke sekian kalinya ini diharapkan menjadi awal kolaborasi strategis antara pemerintah dan lembaga pendidikan vokasi dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia, sekaligus mendukung terwujudnya Batam sebagai pusat pengembangan Migran Center Indonesia bagian barat
Kontributor: Bidang III
Related posts




