
Batam, 27 Juli 2026 — Batam Tourism Polytechnic (BTP) menyelenggarakan Kuliah Umum Inspiratif bersama Bapak Budi Karya Sumadi , Menteri Perhubungan Tahun 20214-1019 di Auditorium Vitka Batam, Senin (27/7/2026). Kegiatan yang dihadiri oleh dosen, instruktur, serta civitas akademika Batam Tourism Polytechnic dan Institut Teknologi Batam (ITEBA) ini menjadi ruang strategis untuk memperluas wawasan akademik sekaligus membangun perspektif baru mengenai arah pengembangan pendidikan vokasi, pariwisata, maritim, dan teknologi di Kota Batam.
Kuliah umum ini mengangkat berbagai isu strategis yang berkaitan dengan potensi Batam sebagai kawasan strategis pariwisata dan maritim, kebutuhan sumber daya manusia yang kompeten dan bersertifikasi, serta peluang pengembangan program pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan industri di masa depan.
Menjawab Kebutuhan SDM Pariwisata dan Maritim
Dalam paparannya Budi Karya Sumadi menyampaikan terkait Pertumbuhan sektor pariwisata dan industri kapal pesiar membuka peluang besar bagi pengembangan sumber daya manusia di Batam. Industri kapal pesiar dunia yang terus berkembang membutuhkan tenaga kerja dengan kompetensi hospitality dan maritim yang memenuhi standar internasional. Batam, dengan kedekatannya dengan Singapura sebagai salah satu hub kapal pesiar terbesar di ASEAN, memiliki peluang strategis untuk mengambil peran dalam penyediaan tenaga kerja terampil tersebut. Dalam konteks tersebut, pendidikan vokasi memiliki peran penting untuk memastikan lulusan tidak hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga keterampilan praktis, sertifikasi kompetensi, serta kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan industri yang terus berubah.
BTP Siapkan Arah Pengembangan Program Studi Baru
Salah satu gagasan strategis yang menjadi bagian dari pembahasan adalah pengembangan program studi baru di BTP yang selaras dengan potensi daerah dan kebutuhan industri. Beberapa bidang yang diarahkan untuk dikembangkan meliputi Maritime Hospitality, Digital Tourism Analytics, Eco-Resort & Ekowisata Mangrove, serta Cross-Border Tourism & MICE.
Pengembangan program studi tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi BTP sebagai institusi pendidikan vokasi yang responsif terhadap perubahan industri sekaligus mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi relevan dengan kebutuhan pasar kerja nasional maupun internasional.
Lebih jauh, pengembangan pendidikan juga diarahkan melalui konsep Tourism Innovation Hub, yang menempatkan BTP sebagai ruang kolaborasi dan inkubasi inovasi pariwisata. Konsep ini mencakup pengembangan sandbox inovasi, riset terapan, kajian kebijakan, serta keterlibatan industri dalam menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja.
Memperkuat Kolaborasi melalui Pentahelix
Bagi civitas akademika BTP dan ITEBA, kegiatan ini menjadi momentum untuk melihat perkembangan pendidikan tinggi tidak hanya dari perspektif akademik, tetapi juga dari kebutuhan nyata dunia industri dan masyarakat. Sinergi antara pendidikan, teknologi, pariwisata, dan industri menjadi semakin penting untuk mempersiapkan generasi muda yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Kontributor Bidang III by Aditya Janett Gurning
Related posts




