
Batam Tourism Polytechnic (BTP) menerima kunjungan jajaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam rangka memperkuat sinergi pengembangan ekonomi daerah melalui pemanfaatan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK), Selasa (1/9/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Forum Sinergi Pengembangan Ekonomi Daerah melalui Pemanfaatan ITSK yang diselenggarakan OJK pada 31 Agustus–1 September 2026 di Batam, Kepulauan Riau. Forum ini mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor jasa keuangan, pelaku UMKM, industri teknologi, dan perguruan tinggi untuk memperluas akses pembiayaan sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi daerah.
Rombongan OJK dipimpin oleh Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto (KE IAKD) merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK, Dr. Adi Budiarso, Fcpa. Turut hadir Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara Triyoga Laksito, Kepala Departemen Pengawasan IAKD Uli Agustina, Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau Sinar Danandjaya, Kepala Grup Inovasi Digital OJK Lutfi Alkatiri, serta perwakilan Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI), dan jajaran pendamping KE IAKD. Tour campus dan diskusi interaktif berlangsung di Restoran Numero Uno , Batam Tourism. Kekaguman terhadap sarana prasarana dan fasilitas pembelajaran diungkapkan beliau .
Menurutnya, penguatan ekosistem ITSK tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi berbagai pemangku kepentingan, termasuk perguruan tinggi sebagai ruang pengembangan pengetahuan, inovasi, dan sumber daya manusia. Kehadiran OJK di Batam Tourism Polytechnic sekaligus membuka ruang bagi perguruan tinggi untuk mengambil peran lebih strategis dalam perkembangan ekonomi digital. Perguruan tinggi tidak hanya menjadi tempat pembelajaran, tetapi juga dapat menjadi mitra dalam menghasilkan inovasi, meningkatkan literasi digital, serta menyiapkan talenta yang mampu beradaptasi dengan perkembangan industri teknologi dan jasa keuangan.
Penguatan literasi tersebut juga menjadi perhatian OJK dalam rangkaian kegiatan di Batam. Pada 31 Agustus 2026, OJK menyelenggarakan Digital Financial Literacy (DFL) .Kunjungan OJK ke Batam Tourism Polytechnic menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara regulator, dunia pendidikan, industri teknologi, dan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya inovasi serta sumber daya manusia yang semakin siap menghadapi transformasi ekonomi digital, sekaligus mendukung pengembangan potensi ekonomi Kepulauan Riau.
Dengan kolaborasi yang semakin erat, perguruan tinggi di Batam termasuk Batam Tourism Polytechnic diharapkan tidak hanya menjadi penonton dalam perkembangan ekonomi digital, tetapi turut menjadi bagian dari ekosistem yang menciptakan inovasi dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Kontributor Bidang III , Rizka Aulia
Related posts




