
Batam, 19 Januari 2026 —
Politeknik Pariwisata Batam (BTP) dan Institut Teknologi Batam(ITEBA) secararesmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentangPromosi
Pertukaran dan Kolaborasi Global bersama delegasi universitas dari KotaDaejeon, Republik Korea. Penandatanganan ini dilaksanakan dalamrangkaian UpacaraPenyambutan Resmi, Seminar Internasional, dan PenandatangananMoUyangdiselenggarakan di Batam.
Delegasi Korea Selatan berjumlah 43 orang, terdiri dari 28 mahasiswaserta15pimpinan universitas dan dosen, yang mewakili 11 perguruan tinggi di KotaDaejeon, yaitu Universitas Konyang, Universitas Nasional Hanbat, UniversitasDaeduk, Universitas Daejeon, Institut Sains dan Teknologi Daejeon, Universitas Kesehatan Daejeon, Universitas Mokwon, Universitas Pai Chai, Universitas Nasional Chungnam, dan Universitas Hannam. Delegasi dipimpinoleh Prof. Jung, Chul-Ho, selaku Perwakilan Delegasi Universitas Daejeon.
MoU sebagai Landasan Kolaborasi Akademik dan Industri
MoU ini bertujuan untuk membangun kerangka kerja sama yang terstruktur danberkelanjutan antara institusi pendidikan tinggi di Indonesia dan KoreaSelatan. Ruang lingkup kerja sama mencakup pengembangan programpendidikanglobal
dan interdisipliner, penelitian bersama dan pengembangan teknologi, pertukaranpengetahuan melalui forum dan lokakarya, serta penguatan jaringankolaborasi
antara industri, akademisi, dan peneliti di kedua negara.
Kerja sama ini juga memberikan penekanan khusus pada bidang pariwisatadanmanajemen serta pengembangan perhotelan, yang meliputi pendidikan, pelatihan, penelitian terapan, dan program berbasis masyarakat. Fokus ini sejalandenganperan strategis Batam sebagai gerbang pariwisata Indonesia bagian barat. Seminar Internasional: Menampilkan Potensi Batam dan Indonesia
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Seminar Internasional yang menghadirkanpembicara dari unsur pemerintah dan industri. Perwakilan dari Dinas Kebudayaandan Pariwisata Kota Batam memaparkan prospek dan tantangan pariwisataIndonesia, serta menegaskan posisi Batam sebagai destinasi unggulan pariwisatalintas batas.
Dari perspektif ekonomi digital, Trimikha Valentius, Chief AI Officer &Headof
Zentara Labs, memaparkan ekosistem e-commerce dan startup di Indonesia
2
serta peluang kolaborasi teknologi antara Korea Selatan dan Indonesia, denganBatam sebagai pintu masuk strategis. Sementara itu, dari sektor bisnis, Joohan Lee, Presiden RS Group sekaligusWakil
Ketua Eksekutif Korean Chamber of Commerce in Indonesia (KOCHAM), berbagi
wawasan mengenai strategi berbisnis yang sukses di Indonesia, menekankanpentingnya kemitraan jangka panjang serta peran mahasiswa sebagai jembatanmasa depan hubungan kedua negara.
Menuju Kemitraan Global yang Berkelanjutan
MoU ini mulai berlaku sejak tanggal penandatanganan dan memiliki masaberlakuselama tiga tahun. Melalui inisiatif ini, BTP dan ITEBA menegaskan komitmennyadalam memperkuat keterlibatan global, mendorong inovasi, serta mengembangkansumber daya manusia yang berdaya saing internasional, sekaligus mempererat
hubungan strategis antara Indonesia dan Korea Selatan.
Event Public Relation Zainul Munir,ST.,MeTc
Related posts




