
Batam, 8 November 2025 — Politeknik Pariwisata Batam menerima kunjungan kehormatan dari Chief Executive Officer Academies Australasia College (AAC) Singapura, Mr. Nizar Ahamed Abubacker, dalam rangka menjajaki peluang Join Program dan magang internasional (Industrial Attachment) di bidang Tourism and Hospitality Management. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut kunjungan AAC pada bulan Maret 2025 lalu dan menjadi langkah strategis untuk memperluas jejaring kerja sama internasional dan membuka peluang bagi mahasiswa Politeknik Pariwisata Batam untuk memperoleh pengalaman belajar serta praktik industri di Singapura—negara yang dikenal sebagai salah satu pusat hospitality excellence di Asia.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dihadiri oleh Direktur Politeknik Pariwisata didampingi Wakil Direktur III Bidang Kerjasama, Koordinator Internship, Bagian Kerjasama dan Bagian Kemahasiswaan. Selain itu Mr Nizar Ahmade Abubarcker juga berkesempatan berkenalan dengan Ketua Badan Pembina Yayasan Vitka Dr.H.Asman Abnur, S.E., M.Si. yang menyambut baik rencana kerjasama ini, sebagai bagian dari upaya kampus memperkuat arah internasionalisasi pendidikan vokasi pariwisata.
Dalam pertemuan intens tersebut kedua institusi membahas potensi kerja sama dalam pengembangan kurikulum bersama (joint curriculum), student exchange, serta program industrial attachment di perusahaan mitra AAC di Singapura.
Profil Academies Australasia College (AAC)
Academies Australasia College (AAC) merupakan bagian dari Academies Australasia Group, lembaga pendidikan yang telah berdiri lebih dari 120 tahun dan memiliki reputasi internasional di bidang Hospitality, Tourism, dan Business Management. Website https://www.aac.edu.sg/
AAC meyakini bahwa penguasaan di bidang hospitality harus dibangun melalui kombinasi antara pengetahuan akademik yang kuat dan pengalaman praktis di industri.
Salah satu program unggulannya menggabungkan pembelajaran di kelas dengan 6 bulan magang industri di Singapura, di mana mahasiswa dapat memperoleh stipend bulanan antara SGD 1.200 hingga SGD 1.500 per bulan dan pengalaman langsung di lingkungan kerja profesional. Selama masa magang, mahasiswa mendapatkan pendampingan penuh dari AAC, mulai dari pengurusan dokumen kerja, izin magang, hingga koordinasi dengan perusahaan mitra.
Program ini tidak hanya memperkuat keterampilan teknis mahasiswa, tetapi juga mengasah kemampuan adaptasi dan profesionalisme di dunia kerja global yang kompetitif.
Harapan Kolaborasi dan Arah ke Depan
Dalam sambutannya, Mr. Nizar Ahamed menyampaikan optimismenya bahwa kerja sama dengan Politeknik Pariwisata Batam akan membuka peluang besar bagi mahasiswa Indonesia.
“We believe that true mastery in hospitality comes from combining solid academic grounding with authentic industry exposure. Together with Batam Tourism Polytechnic, we can prepare students to thrive globally,” ujarnya.
Politeknik Pariwisata Batam melalui bidang kerja sama internasional menyambut baik rencana kolaborasi ini dan berharap dapat diwujudkan dalam bentuk join program, pertukaran mahasiswa, pelatihan dosen, serta industry placement lintas negara. Kunjungan tersebut juga diakhiri dengan campus tour ke fasilitas pembelajaran BTP yang menjadi kebanggaan pendidikan vokasi pariwisata di Kepulauan Riau.
Inspirasi bagi Mahasiswa Vokasi
Kisah sukses para mahasiswa AAC yang berhasil mengembangkan karier global melalui kombinasi pendidikan dan pengalaman industri menjadi inspirasi bagi mahasiswa Politeknik Pariwisata Batam untuk berani bermimpi dan menembus batas.
Seperti disampaikan Mr. Nizar, “AAC is where aspirations are realised and futures are shaped.”
Melalui kolaborasi ini, Politeknik Pariwisata Batam berharap dapat memperluas kesempatan bagi mahasiswa untuk menimba ilmu, pengalaman, dan jejaring internasional—serta memperkuat posisi Batam sebagai pusat pendidikan vokasi pariwisata unggulan di kawasan Asia Tenggara.
Kontributor: Bidang III
Related posts




