
Bandung, 22/10 — Ketua Badan Pembina Yayasan Vitka Dr.H.Asman Abnur SE MSi menjadi Guest Lecture bertema “Menuju Pendidikan Vokasi Berkelanjutan”, di Politeknik Pariwisata NHI Bandung Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia periode 2016–2018 tersebut secara khusus hadir menginspitasi di depan jajaran Politeknik Pariwisata NHI Bandung dan mahasiswa serta mahasiswi dari berbagai program studi ..
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur Politeknik Pariwisata NHI Bandung, Dr. Anwari Masatip yang membersamai kegiatan dari awal hingga akhir Dalam pemaparannya, Dr. Asman Abnur menekankan pentingnya membangun sistem pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perubahan zaman dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Menurutnya, sinergi antara lembaga pendidikan dan industri menjadi kunci keberlanjutan dan kemajuan pendidikan vokasi di Indonesia.
“Pendidikan vokasi harus menjadi jembatan antara teori dan praktik. Lulusan vokasi tidak hanya harus terampil, tetapi juga memiliki karakter, daya inovasi, dan mental siap kerja,” ungkap Dr. Asman.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Asman juga sharing terhadap upaya Politeknik Pariwisata Batam yang telah berhasil menembus jaringan internasional melalui program magang mahasiswa di berbagai negara, seperti Amerika Serikat, Maladewa, Uni Emirat Arab (Doha dan Abu Dhabi), serta Malaysia. Capaian ini dinilainya sebagai bukti nyata bahwa pendidikan vokasi di Indonesia mampu berkompetisi di tingkat global bila didukung oleh kolaborasi yang kuat antara kampus dan industri.
Direktur Poltekpar NHI Bandung, Dr. Anwari Masatip, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Dr. Asman Abnur sebagai dosen tamu yang membawa perspektif nasional dan inspiratif bagi sivitas akademika. “ Kami sangat berterima kasih atas kesediaan Bapak Dr. Asman berbagi pengalaman dan gagasan strategis tentang arah pendidikan vokasi ke depan. Pandangan beliau semakin meneguhkan komitmen kami untuk terus memperkuat kerja sama industri dan inovasi pembelajaran di lingkungan Poltekpar NHI Bandung,” ujarnya.
Acara ini dipandu oleh Ibu Anggia Quamalla Hanovi sebagai moderator. Dalam kesimpulannya, beliau menegaskan bahwa kuliah tamu ini tidak hanya memberikan inspirasi, tetapi juga menggerakkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya menjadi insan vokasi yang kreatif, beretika, dan tangguh menghadapi perubahan global. “Hari ini kita belajar bahwa vokasi bukan sekadar pendidikan keterampilan, tetapi juga pembentukan karakter dan visi masa depan,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, Politeknik Pariwisata NHI Bandung menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pengalaman belajar yang relevan, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja, sekaligus memperkuat peran pendidikan vokasi dalam mencetak sumber daya manusia unggul untuk Indonesia Emas 2045.
Kontributor : Bidang III
Related posts




