
Batam Tourism Polytechnic kembali memperkuat jejaring kemitraan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada hari Kamis, 21 Mei 2026 bertempat di Barista Lab. sebagai tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) sebelumnya bersama SMKS Misi Bagi Bangsa SMKS Misi Bagi Bangsa. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam mempercepat implementasi kolaborasi di bidang pendidikan vokasi pariwisata serta penguatan konsep link and match dengan dunia industri dan institusi pendidikan internasional.
Delegasi SMKS Misi Bagi Bangsa dipimpin oleh Kepala Sekolah Eugelin S. Kowaas, S.Th., M.Pd., didampingi guru pendamping Dewi Zoe dan Marini S. Tumembow, S.E. Kegiatan ini juga semakin istimewa dengan kehadiran 10 mahasiswi dari Indiana University Indiana University yang sedang mengikuti program international mobility di Indonesia, sehingga memperkaya dimensi kolaborasi global dalam agenda tersebut.
Rombongan disambut langsung oleh jajaran pimpinan Batam Tourism Polytechnic, yaitu Wakil Direktur II Dr. Syafruddi Rais, M.M.Par., dan Wakil Direktur III Bidang Kerja Sama Eva Amalia, M.Si., bersama Koordinator Kerja Sama Amelia Teresa, S.Pd., serta Kepala Bagian Marketing Muhammad Al Fatih, B.A.
Penandatanganan PKS dilakukan secara langsung oleh empat Ketua Program Studi, yaitu Dr. Rezky Al Hamdi (Ka Prodi Manajemen Tata Hidangan), Andri Wibowo, M.Par (Ka Prodi Manajemen Divisi Kamar), Christina Koh, M.Tr.Par (Ka Prodi Manajemen Kuliner), serta Nensi Lapotulo, M.M.Par (Ka Prodi Magister Terapan Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata).
Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMKS Misi Bagi Bangsa, Eugelin S. Kowaas, S.Th., M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas penguatan kerja sama yang terjalin.
“Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam membuka wawasan global peserta didik kami, khususnya melalui pengalaman langsung di lingkungan pendidikan vokasi pariwisata yang berstandar industri dan berorientasi internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Direktur III Batam Tourism Polytechnic, Eva Amalia, M.Si., menegaskan bahwa implementasi kerja sama ini merupakan bagian dari strategi penguatan internasionalisasi kampus.
“Kami berkomitmen menghadirkan kerja sama yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar diwujudkan dalam bentuk experiential learning, penguatan kompetensi, serta exposure global bagi mahasiswa dan mitra,” ungkapnya.
Kontributor: Bidang III
Related posts




