
Batam – Politeknik Pariwisata Batam (BTP) bersama Institut Teknologi Batam (ITEBA) menghadiri Pertemuan Pimpinan Perguruan Tinggi se-Kota Batam yang diselenggarakan oleh Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) pada Kamis, 18 September 2025 pukul 10.00 WIB.
Dari Politeknik Pariwisata Batam hadir Wakil Direktur III Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan Ibu Eva Amalia, S.H., M.Si, sementara dari ITEBA hadir Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr.Eng. Ansarullah Lawi, yang turut didampingi oleh Dosen Prodi Perdagangan Internasional, Roni Ardi, S.E., M.M.
Pertemuan ini digelar sebagai tindak lanjut dari dinamika yang sempat mencuat pada “Agustus Kelabu”, ketika sejumlah peristiwa sosial dan keamanan menjadi sorotan publik di Batam dan Kepulauan Riau. Situasi tersebut menjadi pembelajaran bersama akan pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat, termasuk perguruan tinggi, untuk menjaga iklim daerah yang aman dan kondusif.
Dalam arahannya, Kapolda Kepulauan Riau, Brigjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung ketertiban dan keamanan wilayah. “Saya menegaskan bahwa stabilitas keamanan di Kepri bukan hanya tugas kepolisian semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menjaga kondusivitas lewat karakter kebangsaan, toleransi, dan budaya damai di kampus,” ungkap Brigjen Pol. Asep Safrudin.
Sebagai respons terhadap tantangan tersebut, Polda Kepri bersama jajaran terkait terus meningkatkan patroli, memperkuat intelijen, serta membangun kemitraan dengan dunia pendidikan, pemerintah daerah, dan masyarakat sipil. Upaya ini diharapkan dapat meredam potensi kerawanan sosial sekaligus menciptakan lingkungan yang harmonis untuk pertumbuhan ekonomi dan akademik.
Kehadiran BTP dan ITEBA dalam forum ini menegaskan komitmen perguruan tinggi di Batam untuk berkontribusi aktif, tidak hanya dalam bidang pendidikan dan riset, tetapi juga dalam menjaga stabilitas keamanan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan di Kepulauan Riau.
Kontributor: Bidang III
Related posts




