
Politeknik Pariwisata Batam (BTP) resmi menyambut delegasi akademisi dari International Islamic University Malaysia (IIUM) melalui agenda Academic Mobility Programme 2025 pada 24 November 2025. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jejaring internasional di bidang pendidikan vokasi pariwisata sekaligus memperkuat upaya internasionalisasi kampus melalui kolaborasi akademik lintas negara. Agenda dibuka dengan diskusi penguatan kerja sama dan rencana penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara kedua institusi. Perjanjian ini nantinya menjadi dasar implementasi program pertukaran mahasiswa, faculty mobility, pengembangan kurikulum internasional, joint research, hingga program Collaborative Online International Learning (COIL).
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, digelar pula Colloquium and Research Discussion menghadirkan panel akademisi IIUM yaitu Dr. Siti Yuliandi Ahmad (Tourism), Dr. Nor Zainiyah Norita Mokhtar (English Language – COIL/English Program) dan Dr. Arina Johari (Malay Language – Pragmatics and Intercultural Communication) didampingi oleh Encik Br. Akhmal Hakim Mohamad (Malay Language – Writing and Publication Development)Diskusi berjalan interaktif dan produktif, membuka ruang pemetaan peluang riset kolaboratif, pengembangan metode pembelajaran berbasis kompetensi, serta penguatan konteks interkultural dalam desain pembelajaran internasional.
Dalam kegiatan ini turut hadir Ketua Yayasan Vitka Astika Mutirazma, didampingi oleh Wakil Direktur III Eva Amalia, M.Si, serta jajaran pimpinan kampus. Delegasi juga berkesempatan melakukan sesi ramah tamah dengan Ketua Badan Pembina Yayasan Vitka Dr. H. Asman Abnur, M.Si, sebagai bentuk penyelarasan visi pengembangan institusi dalam kerangka kerja sama internasional. Tampak hadir pula Kepala PUSLITABMAS Politeknik Pariwisata Batam, Dr. Agung Edy Wibowo, M.Si, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi momentum penting dalam akselerasi publikasi, riset terapan, dan produksi pengetahuan berbasis kolaborasi internasional. “Academic Mobility bersama IIUM bukan sekadar pertukaran akademik, tetapi investasi jangka panjang dalam penguatan riset terapan dan inovasi ilmu pariwisata berstandar global. Kami melihat peluang besar dalam pengembangan joint research, penerbitan ilmiah bersama, serta seminar dan konferensi internasional yang dapat memberikan dampak nyata bagi institusi dan para peneliti. Ini adalah langkah strategis menuju ekosistem akademik yang lebih terbuka, relevan, dan kompetitif secara global.”
Selain kegiatan akademik, delegasi IIUM juga mengikuti Campus Tour, mengunjungi fasilitas pembelajaran unggulan BTP seperti teaching hotel, kitchen laboratories, hospitality systems training room, language centre, serta area praktik lainnya. Hal ini memberikan gambaran langsung mengenai pendekatan pembelajaran berbasis industri yang diterapkan BTP dalam mencetak tenaga profesional pariwisata. Program Academic Mobility IIUM–Politeknik Pariwisata Batam 2025 tidak hanya menjadi forum akademik, tetapi juga jembatan diplomasi pendidikan dan budaya antar generasi muda Malaysia–Indonesia. Ke depan, kerja sama ini diharapkan berkembang melalui penyelenggaraan joint degree, summer course, faculty exchange, hingga kolaborasi riset internasional, sebagai kontribusi bersama dalam memperkuat kualitas pendidikan vokasi pariwisata di kawasan.
Kontributor: Bidang III
Related posts




