
Memperingati Hari Ayah Nasional, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN melalui Program Kelas Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) menggelar Pelatihan Barista selama dua hari di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Batam pada 13–14 November 2025. Kegiatan ini sukses mempertemukan 20 ayah dan calon ayah dalam pengalaman belajar yang seru, inspiratif, dan penuh aroma kopi yang menggugah semangat.
Selama dua hari, para peserta tidak hanya belajar teknik-teknik penyeduhan kopi, tetapi juga diajak memahami peluang ekonomi kreatif di dunia perkopian. Dengan bimbingan langsung dari narasumber berpengalaman, Taufik Bachrul Ulum Lubis Politeknik PariwisataBatam, suasana pelatihan terasa hidup dan interaktif. Para peserta diajak mencoba meracik kopi, memahami karakter biji kopi, hingga mempraktikkan latte art — sebuah pengalaman baru yang menumbuhkan rasa percaya diri dan kreativitas. Para ayah tampak antusias ketika diberikan kesempatan satu per satu untuk meracik kopi ala barista sungguhan. Tawa, kekaguman, dan rasa bangga bercampur jadi satu ketika mereka berhasil membuat pola latte art. Bagi sebagian peserta, ini adalah pengalaman pertama yang membuka wawasan baru tentang hobi yang bisa sekaligus menjadi peluang usaha keluarga.
Secara terpisah, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, Rohina, M.Si, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Menurutnya, pelatihan barista sejalan dengan tujuan Program GATI dalam meningkatkan kompetensi, kreativitas, dan daya saing ayah dan calon ayah di era ekonomi kreatif.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Ketahanan Keluarga dan Pencegahan Stunting, Sri Hartati, S.Pd., MM., menegaskan bahwa kegiatan ini memberikan ruang bagi ayah untuk mengasah keterampilan baru. “Melalui pelatihan ini, memberi ruang bagi para ayah untuk belajar keterampilan baru yang bisa menjadi peluang usaha bidang ekonomi kreatif,” tuturnya.
Menutup kegiatan, narasumber Taufik Bachrul Ulum Lubis yang merupakan Dosen dari Politeknik Pariwisata Batam yang seorang Barista expert didampingin 2(dua) mahasiswa dari Program Studi Food & Beverages Management yaitu Eric Farijis dan Daniel Saputra. Beliau menyampaikan komentar inspiratif. “Kopi itu bukan sekadar minuman. Ia mengajarkan kesabaran, ketelitian, dan proses. Saya bangga melihat para ayah begitu serius dan antusias. Semoga keterampilan ini bisa menjadi jalan baru bagi mereka untuk membangun kualitas keluarga dan membuka peluang usaha,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembinaan ayah tidak hanya sebatas edukasi pengasuhan, tetapi juga pemberdayaan keterampilan yang bermanfaat bagi masa depan keluarga. Aroma kopi di BLK Batam pun menjadi saksi semangat baru para ayah menuju keluarga yang lebih kuat, kreatif, dan produktif.
Kontributor: Bidang III
Related posts




