

Mahasiswa Program Studi Manajemen Kuliner Batam Tourism Polytechnic (BTP) berkesempatan belajar langsung dari seorang profesional kuliner yang sudah tidak diragukan lagi keahliannya, Chef Stanley Adi Rusli. Chef yang saat ini menjabat sebagai Brand Ambassador dan Corporate Chef di Lotus Food Service, serta Production and F&B Development Manager di Renjana Culinary Management, diundang sebagai dosen tamu untuk memberikan praktikum kepada mahasiswa semester 5, baik kelas pagi maupun malam, dari tanggal 9 hingga 12 Desember 2024.
Kehadiran Chef Stanley di BTP memberikan wawasan mendalam tentang dunia kuliner, dengan fokus pada teknik memasak yang benar dan pentingnya kreativitas dalam penyajian makanan. Selama praktikum, beliau membagikan ilmu berharga terkait pemahaman bahan baku, teknik dasar memasak, hingga teknik plating untuk menghasilkan sajian yang tidak hanya lezat, tetapi juga menarik secara visual.
Chef Stanley, yang juga aktif sebagai juri di berbagai kompetisi kuliner bergengsi seperti Salon Culinary dan La Cuisine Competition, membawa pengalaman luas yang membuat materi yang diberikan semakin menarik dan relevan. “Kuliner adalah seni, dan seni membutuhkan keterampilan, dedikasi, serta pemahaman yang mendalam tentang bahan dan teknik. Saya berharap mahasiswa di sini dapat menyerap semua ilmu ini dan menggunakannya untuk menciptakan hidangan yang tak hanya lezat, tetapi juga memiliki nilai jual tinggi,” ungkap Chef Stanley.
Salah satu momen paling menarik dalam rangkaian kegiatan ini adalah sitting dinner yang diadakan di Numero Uno Restaurant, di mana Chef Stanley menghadirkan makanan-makanan tradisional Bali yang otentik dengan plating fine dining restaurant. Setiap hidangan disajikan dengan teknik plating yang elegan, menciptakan pengalaman kuliner yang istimewa. Para dosen dan tamu yang hadir merasa terkesan dengan rasa dan estetika penyajian makanan yang menggambarkan tingkat keahlian tinggi dalam dunia kuliner.
Selain mengajar di BTP, Chef Stanley terus berperan aktif dalam mengembangkan dunia kuliner melalui berbagai posisi penting. Sebagai Brand Ambassador dan Corporate Chef di Lotus Food Service, serta Production and F&B Development Manager di Renjana Culinary Management, beliau terlibat dalam inovasi dan pengembangan produk kuliner. Pengalamannya yang luas, termasuk pendidikan kuliner di Culinary Institute of America (CIA), serta pengalamannya di dunia kuliner internasional sebagai juri kompetisi, membuat beliau menjadi sosok yang inspiratif bagi mahasiswa BTP.
Chef Stanley juga memiliki hubungan yang dekat dengan BTP, mengingat beliau adalah teman sekelas dari Chef Kamelia Santika, A.Md., salah satu instruktur di BTP, saat mereka berkuliah di Sekolah Tinggi Pariwisata Bali, yang kini berganti nama menjadi Poltekpar Bali. Kolaborasi ini semakin mempererat hubungan antara BTP dengan para profesional kuliner yang memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman yang mumpuni.
Melalui praktikum ini, Chef Stanley berharap para mahasiswa BTP bisa lebih memahami dunia kuliner secara utuh, mulai dari teknik memasak dasar hingga pengembangan kreativitas dalam penyajian hidangan. “Saya ingin mahasiswa BTP mempersiapkan diri untuk berkarier di industri kuliner yang semakin kompetitif. Kemampuan teknis dan kreatif yang mereka pelajari di sini adalah bekal utama untuk sukses di dunia kuliner,” tambah Chef Stanley.
Kegiatan praktikum ini semakin memperkaya pengalaman mahasiswa di BTP, memberikan mereka kesempatan untuk belajar langsung dari profesional industri kuliner yang memiliki pengalaman internasional. Dengan pembekalan ilmu dari praktikum ini, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan keterampilan mereka untuk menghadapi tantangan dunia kuliner yang terus berkembang. Melalui kerjasama seperti ini, Batam Tourism Polytechnic semakin menunjukkan komitmennya untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga siap berinovasi dan bersaing di industri kuliner global yang semakin dinamis.